Pertama di 2020
Sudah lama saya tidak menulis dengan serius. Seringkali saya hanya berceloteh secara tulis berupa caption dari photo-photo yang tidak jarang tidak berkorelasi. Pemikiran acak yang dituangkan dalam kalimat yang mengalir secara spontan. Saya akhirnya bertekad untuk membiasakan diri lagi menulis secara lebih terstruktur agar dapat memberi lebih banyak manfaat. Bukan hanya untuk diri sendiri sebagai self healing, tapi juga untuk orang lain terutama bagi civitas SAGA Lifeschool tempat saya mengabdi.
Dulu, untuk blog yang sangat jarang di-update, para blogger menyebutnya “sudah penuh sarang laba-laba”. Mungkin begitu pula blog-blog saya yang lain. Berhubung blog lama tidak bisa dibuka, mari buat blog baru.
Flashback ke beberapa waktu lalu ketika saya aktif menulis, terasa sekali
betapa kuatnya aroma perjuangan mendirikan Jingga Lifeschool yang sekarang kita
namakan SAGA Lifeschool. Dari sekolah yang tidak dikenal, sampai kini memiliki
siswa sejumlah hampir 400 orang tentu bukan perjalanan yang sebentar. Bukan
juga kisah yang sederhana. Cenderung kompleks. Mengutip sebuah Ost film
anak-anak, “Mendaki gunung lewati lembah”, seperti itulah kira-kira
perumpamaannya.
Untuk dinamika yang sudah saya dan teman-teman lewati,
hamdalah. Untuk dinamika di hadapan dan yang sedang menanti, bismillah. Allah
tak pernah salah menempatkan kami di jalan ini. Sampai akhirnya SAGA Lifeschool
berdiri. Sebuah kisah indah yang semoga menjadi lembaran yang layak dinilai oleh
Allah sebagai potfolio perjuangan hamba-hamba-Nya yang dhaif ini. Alhamdulillah
kami berhasil menjalaninya. Bismillah dalam tiap tarikan nafas untuk lagi-lagi
merangsek maju. Hambatan tidak memiliki arti apa-apa ketika kita yakin Allah
Maha Kuasa. Semua hal besar bagi kita, tentu saja kecil di hadapan-Nya.
Semoga saya bisa konsisten menulis di blog lagi.
Pelan-pelan. Pasti bisa. Produktif lagi. Rekam lagi setiap tahap yang dijalani.
Tiga bulan penuh kejutan. Sayang sekali jika saya lewatkan proses mengasuh SAGA
Lifeschool. Momen selanjutnya pasti akan indah seperti yang sudah-sudah.
Anyway, terima kasih untuk civitas Jingga Lifeschool yang siap bertransformasi
bersama menjadi sebuah insitusi yang lebih baik dalam segala hal. Bukankah
perubahan adalah hal yang wajar dalam hidup? Terima kasih masih tetap bersama
kami di SAGA Lifeschool. Kepada semua yang sudah mendoakan, kami yakin tidak
ada yang tertinggal dari semua hal baik yang kalian lakukan. Baik secara
terang-terangan, maupun sembunyi dan sendiri-sendiri. Doa kalian melesat ke
langit dan diaminkan oleh malaikat dengan jumlah tak terkira. Kemudian, doa itu
bergema menjadi doa yang sama bagimu. Masyaallah.
Komentar
Posting Komentar